Ngapain Dolan Media Sosial?

Kehadiran media sosial adalah kejelian developer penggiat internet dalam membidik kebutuhan dasar manusia untuk bersosialisasi. Lebih kurang sudah satu dekade ini media sosial berkembang dengan begitu cepat.

Banyak bermunculan start up yang membuat wadah berupa media sosial. Beberapa sukses mendulang pengunjung atau pengguna aktif, namun banyak juga yang gagal tidak mendulang kehampaan, layu sebelum berkembang.

Bahkan perusahaan sekelas Google pun berulang kalo gagal membuat platform media sosial. Jadi bukanlah suatu jaminan jika perusahaan besar juga bakalan sukses bermain di ranah media sosial.

Dari beragam media sosial, baik yang masih eksis maupun sudah tutup usia, saya melihat kesamaan layanan. Berbagi informasi dalam bentuk apa pun. Mulai dari informasi yang bermanfaat sampai informasi receh penebar hoax.

Pendirian media sosial oleh start up teknologi sebenarnya memiliki tujuan yang hampir serupa, yaitu memonetisasi trafik pengunjung yang memggunakan layanannya. Cara paling umum untuk memonetisasi trafik adalah dengan menebar iklan sebagai media promosi produk.

Dari tujuan yang hampir seragam ketika start up teknologi membangun media sosial, mari kita sejenak mempertanyakan kepada diri kita sendiri apa tujuan kita bermain media sosial. Apakah lebih banyak mengandung manfaat atau malah berkubang dalam kesia-sian atas nama membunuh waktu.

Seperti kehadiran Friendster yang pertama kali, tak ada tujuan jelas ketika menggunakannya. Hanya untuk penampakan dalam memperkenalkan diri secara online. Begitu juga ketika kali pertama menggunakan Facebook, entahlah tak ada tujuan khusus dalam membuat akun.

Waktu berjalan, tujuan saya dalam penggunaan media sosial juga mengalami perubahan. Dulu ketika masih lajang dan Facebook belum diserang akun alay dan palsu, tuuan saya begitu sederhana, menebar jejaring pesona untuk menggait lawan jenis. Saya lelaki normal. Bukan hanya Facebook, hampir setiap ada media sosial baru muncul, saya sebisa mungkin membuat akunnya.

Kini, setelah tujuan utama bermain media sosial terpenuhi, pesona bermain media sosial memudar. Saya menikah, kemudian buat apa lagi menebar jejaring pesona di media sosial? Yang ada malah saya mulai sedikit demi sedikit mengurangi jejak data personal di media sosial.

Masa-masa saat tulisan ini saya torehkan, tak pernah terpikirkan sebelumnya jika media sosial bakal berkembang seperti sekarang. Bahkan media sosial mulai menjadi kebutuhan pokok akan informasi kebanyakan orang. Menguasai hajat hidup orang banyak.

Entahlah, tulisan ini hanya berupa opini atas pengamatan pribadi. Bisa saja saya terlalu berlebihan dalam menilai pengaruh media sosial. Khususnya dalam hal penetrasi media sosial dalam kehidupan masyarakat modern sehari-hari.

Jadi, sebenarnya ngapain sih kita dolan media sosial?

Salam,
DiPtra

Advertisements

5 thoughts on “Ngapain Dolan Media Sosial?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s