Hi, 12287..

Segera buka program Microsoft Excel di komputer Anda, Kemudian ketikkan formula di bawah ini pada cell B3,

=DATEDIF(B1,B2,”d”)

Pada cell B1 masukkan tanggal lahir Anda. Sedangkan pada cell B2 masukkan tanggal hari ini. Maka formula Excel di atas akan memberi tahu Anda jumlah hari yang sudah Anda lalui hingga detik ini. Owh iya untuk format penulisan tanggalnya mohon disesuaikan dengan settingan komputer masing-masing yaaa.

Dan sesuai dengan judul tulisan ini, maka hingga hari ini sudah 12287 yang sudah saya lalui. Banyak juga yaa, atau boleh dibilang sudah cukup berumur yaa.

Belakangan ini, dalam menulis jurnal, saya menuliskan nomor hari di bagian awal. Sebenarnya sih lebih mudah dan praktis menggunakan tanggal, bulan dan tahun. Tapi dengan menuliskan jumlah hari yang sedang dilalui seperti memberikan optimisme tersendiri dalam melalui hari. Bilangan hari itu seperti berbicara kepada saya bahwa ada kesempatan baru untuk dilalui dengan penuh rasa syukur.

Saya nulis ini sebenarnya untuk catatan pribadi mengenai fungsi Excel yang jumlahnya buaaanyaaak itu. Dan kurang kejaan banget kalo dihafalin semuanya, yaaa kan yaa kan? Sebelum tahu kalo ada formula penghitungan jumlah hari di Excel saya menggunakan layanan dari web daysold untuk menghitung jumlah hari.

Mengingat di tahun-tahun awal kerja saya begitu intens berinteraksi dengan formula-formula Excel, maka tadi pagi saya iseng kepikiran ada gak sih yaa kira-kira formula Excel untuk menghitung hari. Lhhooo yaa ternyata ada.

Gara-gara dulu teknik memanipulasi formula Excel lumayan jago sampe ke ranah Macro, maka saya suka menyebut diri saya sebagai Excel engineer. Tapi sekarang kemampuan bermain formula Excel itu memudar karena jarang dipakai.

Ternyata dalam dunia kerja kantoran tuh yaa, tools yang paling sering digunakan dan begitu powerful adalah Microsoft Excel, bukan Microsoft Word. Microsoft Word powerful kalo kita berprofesi sebagai penulis.

Jadi, kalo dirimu saat ini masih berada pada rentang masa studi dan kelak ingin menjajaki dunia kerja, sedikit saran dari saya pelajarilah Microsoft Excel. Enggak ada ruginya kok belajar tools ajaib ini huehuehue.

Yhaaa misalnya di dunia kerjamu ntar ndak butuh Excel, paling enggak kamu bisa melakukan budgetting dan planning biaya pernikahan menggunakan Microsoft Excel.

Tapi yaa gitu, sebelum membuat budgetting dan planning biaya pernikahan, mohon dipastikan dahulu calonnya sudah siap. Yhaa yhaa saya ndak membully lhoo yaa, hanya memaparkan opini.

Salam,
Wakil Kepala Kantor KUA Cabang Kutub Selatan

 

Advertisements

Puasanya Ular, Puasanya Ulat

Setelah hampir menelan paman bulat-bulat, ular python itu akhirnya ditangkap juga. Bersyukur paman tidak kurang satu apa pun ketika dibelit oleh ular python dewasa berukuran jumbo itu.

Setelah ditangkap, ular python itu meringkuk sayu dalam kandang ular dadakan di belakang rumah paman. Sedianya, kandang itu diperuntukkan sebagai tempat ayam bernaung.

Tak terbayang betapa ngerinya ketika paman dililit oleh ular python itu, sebuah pengalaman dzikrul maut yang nyata adanya. Tentu saja lilitan ular python itu masih kalah ngeri dengan lilitan ular spesies hutang luar negri yang membelit negara ini.

Tentu saya hanya menyaksikan seonggok ular python berbadan tambun sedang tertidur. Mungkin ular ini semacam bertapa untuk menjadi manusia seperti kisah legendaris Siluman Ular Putih.

Rupanya beberapa hari sebelum bertapa, ular python itu memakan seekor anak kambing atau ayam. Entahlah saya agak lupa bagian ini, yang jelas ular python itu puasa setelah “pesta besar” memakan daging-dagingan. Nyam-nyam.

Jadi begini, setelah mempelajari pelajaran biologi atau setelah melihat tayangan fauna di NatGeo saya jadi tau bahwa ular pun berpuasa. Rupanya ular berpuasa dalam rangka berganti kulit. Ular harus mengganti kulitnya secara berkala karena tubuh ular yang tumbuh dari waktu ke waktu juga beradaptasi terhadap cuaca untuk menjaga kelembapan kulitnya. Untunglah belum ada spesies ular yang terinspirasi untuk mendirikan pabrik lotion pelembab kulit.

Selepas masa puasa ular puasa untuk berganti kulit, ternyata bentuk ular masih tetap, mungkin hanya mengalami perubahan volume tubuh. Namanya pun masih sama, ular.

Apa yang dimakan pun tak berubah, bahkan cara memakannya pun masih tetap. Cara jalan ular pun masih sama melata di atas bumi dengan perutnya selepas puasa. Dan tabiat ular pun tetap, mematuk dengan licik, menelan mangsanya mentah-mentah.

Lain halnya ketika melihat puasa yang dilakukan oleh ulat. Terjadi perubahan signifikan selepas masa puasa yang dilakukan oleh ulat.

Bentuk dan nama ulat berubah menjadi kupu-kupu selepas puasa di dalam kepompong. Makanannya pun berubah, dari semula memakan dedaunan dan dianggap sebagai hama, kemudian berubah menjadi kupu-kupu yang menghisap nektar bunga. Sifatnya juga berubah dari tamak terhadap dedaunan menjadi selektif terhadap bunga sekaligus membantu proses penyerbukan bunga.

Hal yang paling ekstrim adalah perubahan dari cara bergeraknya. Ulat yang semula hanya bisa melata,  setelah masa puasa usai menjadi bersayap dan mampu terbang dengan anggunnya.

Dari dua perbandingan model puasa ini bukan maksud saya untuk menjelek-jelekkan model puasa yang dijalani oleh ular, toh sudah sunnatullah-nya ular berpuasa semacam itu. Tak ada perubahan signifikan selepas masa puasa yang dilakukan ular.

Hal yang sama terjadi kepada manusia ketika menjalani puasa. Secara fisik tak ada perubahan signifikan pada manusia selepas menjalani puasa. Paling banter bobot tubuh menjadi turun dan lipatan lemak di perut yang mengendur.

Tapi manusia dikenal dan dikenang bukan dari fisiknya semata. Namun lebih kepada karakter, perilaku, dan amal perbuatannya. Maka dari itu, senyampang fisik kita meniru model puasa ular, paling tidak ruhani kita berpuasa meniru model puasa ulat.

Yang sebelumnya super nggaphlek’i yang menyebalkan dan sak karep’e dhewe, paling tidak berubah menjadi nggaphlek’i yang menyenangkan dan dirindukan. Karena jauh di lubuk hati beberapa teman-teman baik saya, tidak rela jika sisi-sisi ke-nggaphlek’i-an yang saya miliki raib begitu saja.

Tiba-tiba dua bilah sayap nggaphlek’i di punggung saya mulai tumbuh. Sayangnya, bentuknya tak simetris. Sebelah kanan berupa sayap kelabu kelelawar, sebelah kirinya lagi sayap pembalut yang dikenakan ketika malam biar tidak mudah bocor di atas kasur.

Saya ingin puasa menulis, tapi tak sampai lama. Paling tidak hingga lebaran usai. Lebaran tahun 2156. Oke fix saya harus tidur.

Salam…
DiPtra si lelaki nggaphlek’i

Indonesia Mengimport Gundam untuk Menjaga Stabilitas

Kemarin saya beneran enggak loading konsentrasinya. Bawaannya ngantuk seharian. Maklum lagi ngubah pola tidur, new experiment of lifehacking.

Ngantuk seharian bukan karena kurang tidur, tapi tubuh belum terbiasa dengan perubahan jam tidur. Awalnya saya pingin nyobain polyphasic sleep, akan tetapi durasi waktunya bertabrakan dengan jam kerja. No, i wouldn’t do that crazy methode of sleep.

Seharian enggak fokus. Semoga hasil kerjaannya enggak begitu berantakan, maklum lagi dikejar deadline. Mendekati jam 5 sore, mata sudah tidak bisa diajak kompromi, ngantuk berat.

Untuk mengalihkan rasa kantuk yang semakin melanda, saya alihkan dengan membuka media sosial, siapa tahu ada berita menarik.

Ketika liat retweet yang berisi berita, saya malihat informasi menarik, Indonesia bakal mengimpor Gundam. Wiiih keren nih Indonesia mau mengimport robot-robot besar macam Gundam. Ini pasti akan ada serangan kaiju1 di pulau sekitar zona laut Indonesia. Secara gitu lah yaa kemarin kan ada informasi yang lumayan bikin geger, kapal perang USA merapat di Selat Sunda2.

Bisa jadi Indonesia mengimpor Gundam dari Jepang untuk mengantisipasi jika kapal perang USA menyerang. Sudah menjadi rahasia umum kan kalo Indonesia beberapa waktu ini kebijakan politiknya mulai condong ke Rusia dan China. Mengimport Gundam bisa menjadi solusi yang tepat.

Tapi tunggu dulu dari berita yang saya baca ada sedikit keanehan. Bukankah Gundam adalah karakter fiktif? Belum lagi di tajuk berita yang saya baca ada kaitan dengan penghentian import jagung. Apa kira-kira kaitan jagung dengan robot-robot Gundam.

Tajuk berita import Gundam. sumber kontan.com

Nampaknya saya kekurangan cairan. Cairan pembersih toilet haha. Gundam Gendam Gandum..

Salam..
dia si pengimport Gundam